Langsung ke konten utama

10 Prinsip Keuangan Syariah yang Perlu Dipahami oleh Pemula oleh - finansialku.net

Halo sahabat selamat datang di website finansialku.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 10 Prinsip Keuangan Syariah yang Perlu Dipahami oleh Pemula, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaLembaga keuangan syariah hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin melakukan aktivitas keuangan, terutama, dengan landasan hukum agama Islam.Gagasan untuk mendirikan lembaga keuangan, terutama bank, syariah pertama kali dimunculkan oleh MUI yang kemudian membentuk tim khusus di tahun 1990-an. Saat itulah, bank syariah pertama di Indonesia lahir. Kini sudah ada 14 lembaga keuangan syariah yang beroperasi di Indonesia, menurut data Otoritas Jasa Keuangan.Apa Beda Lembaga Keuangan Syariah dengan yang Konvensional? Paling umum sih, bahwa lembaga keuangan konvensional–dalam hal ini bank ya–menganggap produk-produk keuangan sebagai komoditi yang bisa ditransaksikan. Sedangkan, lembaga keuangan syariah memiliki prinsip bahwa uang…

Mau Jadi Perencana Keuangan untuk Diri Sendiri? 7 Hal Ini Harus Dipelajari Dulu! oleh - finansialku.net

Halo sahabat selamat datang di website finansialku.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mau Jadi Perencana Keuangan untuk Diri Sendiri? 7 Hal Ini Harus Dipelajari Dulu!, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Seorang perencana keuangan dibutuhkan ketika kita merasa kesulitan mengatasi permasalahan keuangan yang terjadi, atau ketika kita merasa kewalahan mengelola keuangan pribadi kita. Mereka akan membantu menawarkan berbagai macam solusi, agar kemudian kita bisa sukses meraih tujuan-tujuan finansial kita.

Pernahkah kamu mempertimbangkan untuk menjadi perencana keuangan untuk dirimu sendiri?

Hmmm, sounds interesting ya? Iyaps, karena dengan menjadi perencana keuangan bagi diri sendiri (dan keluarga), kita bisa membuat berbagai keputusan keuangan sendiri. Semua bisa dipertimbangkan menurut kebutuhan dan keinginan kita sendiri. Kita juga bisa bertanggung jawab atas keputusan-keputusan itu terhadap diri sendiri. Rasanya, bebas banget mau menentukan, pengelolaan seperti apa yang kita inginkan dan bisa mengoptimalkannya sesuai kemampuan dan kebutuhan kita.

Yes banget kan? Nah, mari kita lihat beberapa hal yang perlu kamu pelajari jika kamu ingin menjadi perencana keuangan untuk dirimu sendiri.

7 Hal untuk Menjadi Perencana Keuangan Bagi Diri Sendiri

Mau Jadi Perencana Keuangan untuk Diri Sendiri? 7 Hal Ini Harus Dipelajari Dulu!

1. Membuat catatan atau laporan keuangan

Nah, kamu pasti sudah tahu, apa pentingnya membuat laporan arus kas keuangan pribadi ini kan?

Yes, catatan atau laporan keuangan yang detail dan rapi dapat membantumu untuk mencermati jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki dalam keuangan, bisa mencari solusinya, dan dengan catatan pengeluaran, kamu juga bisa mengendalikan belanja sehingga kamu bisa lebih banyak menabung demi tujuan finansialmu.

2. Membuat anggaran

Anggaran belanja ini sepenting catatan pengeluaran. Buku catatan keuanganmu belumlah lengkap tanpa adanya anggaran belanja.

Untuk bisa menjadi perencana keuangan untuk diri sendiri–dan kemudian membuat rencana keuangan yang komprehensif–kamu harus bisa membuat anggaran untuk berbagai macam keperluan.

Ingat, kebutuhan akan selalu lebih banyak daripada sumber daya yang kita miliki. Tanpa anggaran, kita bisa salah prioritas, sehingga bisa jadi kita malah terlalu banyak membelanjakan uang ke hal-hal yang kurang penting.

Kenapa Membuat Laporan Arus Kas Pribadi Itu Penting? Ini 5 Alasannya!

3. Merumuskan tujuan keuangan

Tak semua orang tahu apa yang mereka inginkan. Banyak loh, yang hanya sekadar menjalani hidup, tanpa ada intensi untuk meningkatkan kualitasnya, karena menjadikan penghasilan yang pas-pasan sebagai alasan.

Padahal, dengan pengelolaan keuangan yang baik, gaji atau penghasilan seberapa besar pun tak akan menjadi masalah. Ini bisa diatasi jika kamu mau menjadi perencana keuangan untuk dirimu sendiri.

Salah satunya, kita harus memiliki tujuan keuangan yang disusun berdasarkan prioritas. Ini butuh keterampilan khusus, karena yah, sekali lagi, keinginan dan kebutuhan akan selalu lebih banyak daripada sumber daya. Jadi, kita mesti pintar-pintar mengatur sumber daya itu agar semua kebutuhan bisa terpenuhi.

4. Memilih instrumen investasi yang tepat

Untuk merealisasikan tujuan keuangan yang sudah kamu susun, kamu perlu bantuan beberapa instrumen investasi yang tepat. Hal ini harus kamu pelajari betul jika ingin menjadi perencana keuangan bagi diri sendiri.

Jangan mikir yang ribet dulu. Belajar investasi itu layaknya sekolah. Kamu enggak bisa tahu-tahu duduk di bangku SMA, tapi harus menjalani pendidikan di playgroup dulu, kemudian TK, SD, SMP, dan kemudian baru SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Yes, bertahap.

Jadi, belajar investasi itu seharusnya bisa dilakukan oleh semua orang, apalagi buat mereka yang sudah punya niat kuat untuk menjadi perencana keuangan untuk diri sendiri dan keluarga. Pasti akan terasa lebih mudah ketika kamu belajar one step at a time. Yang penting, kenalan dulu!

7 Cara Efektif Melunasi Utang

5. Bijak kelola utang

Utang bisa jadi penghambat besar untukmu, jika kamu tidak bisa mengelola keuangan dengan baik. Padahal, di sisi lain, utang juga dibutuhkan agar kita bisa meraih hal-hal di luar jangkauan yang dapat meningkatkan kualitas hidup kita di depan.

Karenanya, kalau mau menjadi perencana keuangan bagi diri sendiri, bisa bijak mengelola utang adalah satu skill yang mutlak untuk dimiliki.

6. Mengenal berbagai jenis proteksi

Tanpa proteksi, rencana keuangan bisa hanya tinggal rencana. Tujuan keuangan bisa gagal dicapai. Karenanya, proteksi ini mutlak dimiliki, seperti yang sudah dijelaskan dalam Blueprint of Your Money.

Ada 2 jenis proteksi yang wajib kamu miliki sebagai jaring pengaman rencana keuanganmu: asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Bagaimana cara memilih asuransi yang paling cocok, dan bagaimana perhitungannya? Kamu bisa mempelajarinya dengan mudah kok.

5 Tanda Kamu Sudah Mandiri Secara Finansial

7. Memotivasi diri sendiri

Menjadi perencana keuangan untuk diri sendiri pastinya bukan proses yang mudah, tetapi juga enggak sesulit yang dibayangkan. Setidaknya, kamu enggak perlu sertifikat-sertifikat tertentu untuk menjadi seorang perencana keuangan untuk diri sendiri, karena kamu "hanya" perlu bertanggung jawab pada dirimu sendiri, terhadap keputusan-keputusanmu sendiri.

Tentunya, kamu mau yang terbaik dong untuk dirimu sendiri?

Karena itu, kamu perlu belajar untuk memotivasi diri sendiri untuk terus belajar mengelola keuangan. Tanpa motivasi, rasanya mustahil untuk bisa konsisten, ya kan? Padahal konsistensi sangat diperlukan, terutama untuk mewujudkan rencana jangka panjang.

Nah, tertarik untuk menjadi perencana keuangan untuk diri sendiri dan juga untuk keluarga?

Yuk, belajar mengelola keuangan dengan lebih baik lagi! Ikuti kelas-kelas finansial online QM Financial, pilih sesuai kebutuhanmu.

Stay tuned di akun Instagram QM Financial untuk berbagai update dan info seputar keuangan, agar kita lebih bijak dalam mengambil keputusan penting untuk hidup kita ke depan.

Itulah tadi informasi mengenai Mau Jadi Perencana Keuangan untuk Diri Sendiri? 7 Hal Ini Harus Dipelajari Dulu! dan sekianlah artikel dari kami finansialku.net, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Meminta Keringanan Cicilan Selama Masih Terimbas Pandemi COVID-19 oleh - finansialku.net

Halo sahabat selamat datang di website finansialku.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Meminta Keringanan Cicilan Selama Masih Terimbas Pandemi COVID-19 oleh - finansialku.net, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaPemerintah benar-benar sudah bersiap untuk memasuki era tatanan baru, meski pandemi belum dinyatakan berakhir. Sementara, sebagian dari kita masih struggling untuk terbebas dari masalah keuangan. Apakah kamu termasuk dari mereka yang sedang berupaya meminta keringanan cicilan utang lantaran terimbas pandemi ini?Memang di awal pandemi kemarin, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa keringanan cicilan kredit atau utang bagi kita yang terimbas. Jadi, enggak ada salahnya hal ini dimanfaatkan, kalau kamu mengalami kesulitan keuangan.Ada beberapa hal terkait pengajuan stimulus keringanan cicilan ini yang mesti kamu ketahui terlebih dahulu. Yuk, kita lihat.Cara Mengajukan Keringanan Cicilan Kredit …

Kenapa Membuat Laporan Arus Kas Pribadi Itu Penting? Ini 5 Alasannya! oleh - finansialku.net

Halo sahabat selamat datang di website finansialku.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kenapa Membuat Laporan Arus Kas Pribadi Itu Penting? Ini 5 Alasannya! oleh - finansialku.net, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaPengin mencapai kebebasan finansial? Pengin mewujudkan keinginan-keinginan dan cita-cita di masa depan? Pengin memperbaiki kualitas hidup? Semua itu ternyata bisa dicapai “hanya” dengan membuat laporan arus kas pribadi loh!Iya, beneran, karena untuk semua yang kamu inginkan untuk hidupmu itu, kamu harus membuat suatu rencana keuangan yang komprehensif. Sedangkan untuk membuat rencana keuangan yang menyeluruh seperti ini, kamu perlu mengetahui bagaimana kondisi pemasukan dan pengeluaranmu.Nah, kebayang kan korelasinya?Posisi arus kas keuangan pribadi kamu memang menjadi fondasi bagi semua rencana dan cita-cita hidup kamu, bahkan sampai jauh ke depan nanti.Mari kita lihat 5 alasan pentingnya membua…

10 Prinsip Keuangan Syariah yang Perlu Dipahami oleh Pemula oleh - finansialku.net

Halo sahabat selamat datang di website finansialku.net, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 10 Prinsip Keuangan Syariah yang Perlu Dipahami oleh Pemula, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membacaLembaga keuangan syariah hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin melakukan aktivitas keuangan, terutama, dengan landasan hukum agama Islam.Gagasan untuk mendirikan lembaga keuangan, terutama bank, syariah pertama kali dimunculkan oleh MUI yang kemudian membentuk tim khusus di tahun 1990-an. Saat itulah, bank syariah pertama di Indonesia lahir. Kini sudah ada 14 lembaga keuangan syariah yang beroperasi di Indonesia, menurut data Otoritas Jasa Keuangan.Apa Beda Lembaga Keuangan Syariah dengan yang Konvensional? Paling umum sih, bahwa lembaga keuangan konvensional–dalam hal ini bank ya–menganggap produk-produk keuangan sebagai komoditi yang bisa ditransaksikan. Sedangkan, lembaga keuangan syariah memiliki prinsip bahwa uang…